Monitorkita.com
Dalam rangka menyelamatkan generasi bangsa Indonesia namun yang terkhusus selamatkan generasi pelajar di Kota Siantar dari peredaran gelap narkoba.
Generasi pemuda yang biasanya di panggil Ipul mengatakan Peredaran narkoba di Kota Pematangsiantar semakin memprihatinkan dan kian tak terkendali.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh redaksi, sejumlah titik lokasi menjadi pusat peredaran narkoba yang dikelola oleh berbagai kelompok.
Kondisi ini menunjukkan lemahnya pengawasan aparat serta kian tergerusnya nilai-nilai sosial di masyarakat.
Lanjut menambahkan titik rawan peredaran narkoba dan Keberadaan titik-titik tersebut sudah menjadi rahasia umum di kalangan warga, aktif menjadi tempat transaksi barang haram tersebut, Aktivitas peredaran narkoba di wilayah-wilayah ini berlangsung terang-terangan, Minggu (09/11/2025).
Sangat prihatin atas masifnya jaringan peredaran narkoba di Pematangsiantar. Ia mempertanyakan bagaimana mungkin jaringan sebesar itu bisa berkembang tanpa tersentuh hukum.
“Ini bukan hanya ancaman terhadap generasi muda, tapi juga tamparan keras bagi institusi penegak hukum,segera melakukan aksi bersih-bersih di tubuh institusinya. Menurutnya, langkah cepat dan tegas sangat diperlukan demi mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap aparat kepolisian,” tegasnya.
Ia juga menyinggung program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam agenda Astacita, di mana pemberantasan narkoba menjadi salah satu pilar utama. berharap program tersebut tidak berhenti hanya sebagai jargon politik, melainkan benar-benar dijalankan secara konkret hingga ke tingkat daerah seperti Pematangsiantar. “Kalau titik-titik ini benar adanya dan sudah menjadi rahasia umum, seharusnya bisa langsung ditindak. Bukan hanya pengedar kelas teri yang ditangkap, tapi juga bandar dan beking di baliknya,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berani melaporkan aktivitas mencurigakan dan tidak takut dengan intimidasi dari jaringan narkoba.
Kondisi darurat narkoba di Pematangsiantar harus menjadi perhatian serius seluruh elemen, baik pemerintah, aparat, maupun masyarakat sipil. Jika tidak segera ditangani, kota ini bisa berubah menjadi zona merah yang sulit dipulihkan.
“Berkomitmen akan terus mengawal isu ini dan mendorong upaya-upaya nyata dalam pemberantasan narkoba demi menyelamatkan masa depan generasi pelajar muda kota Siantar dari peredaran gelap,” ujarnya. (Tim/red)
















